Salah satu teknik cetak yang tidak jarang digunakan yaitu offset printing. Teknik ini pertama kali dikenalkan pada tahun 1904. Awalnya digunakan untuk mencetak surat kabar, koran, buku. Namun seiring perkembangan zaman digunakan untuk mencetak brosur, poster, kalender dan lainnya.

Teknik ini dilakukan dengan menggunakan plat cetak yang menyerupai lembaran logam atau kertas yang dilapisi dengan tinta. Plat inilah yang nantinya akan dicetak ke dalam grup yang berputar. Lalu akan meneruskannya pada selembar kertas dan kain.

Sebelum Anda memutuskan untuk melakukan percetakan offset di Jakarta, Anda perlu memahami tentang perbedaannya dengan digital printing. Hal ini penting untuk menilai kebutuhan Anda. apa saja? Berikut ini penjabaran lengkapnya:

1. Prinsip Kerja

Dalam proses cetak offset, digunakan plat cetak yang kemudian dimasukkan ke dalam drum yang berputar. Drum ini berperan penting dalam meneruskan tinta ke media cetak melalui sebuah lapisan kain atau kertas yang biasa disebut blanket.

Sementara pada cetak digital printing, tidak melibatkan penggunaan plat, melainkan langsung mencetak dari file digital ke media cetak tanpa melalui proses transfer plat cetak. Itulah perbedaan mendasar yang akan Anda temukan pada Offset Printing Jakarta.

2. Kecepatan Cetak Yang Didapatkan

Keunggulan dalam kecepatan cetak digital printing terletak pada penghilangan tahap pembuatan plat cetak yang diperlukan dalam proses cetak offset. Dalam cetak offset, prosesnya memerlukan waktu tambahan untuk menyiapkan dan membuat plat cetak yang diperlukan sebelum cetakan sebenarnya dapat dilakukan.

Namun, dalam cetak digital printing, cetakan dilakukan secara langsung dari file digital ke media cetak tanpa perlu melibatkan proses pembuatan plat cetak, sehingga menghilangkan kebutuhan akan tahapan tersebut. Sehingga, waktu yang dibutuhkan untuk memulai cetak dapat dipangkas secara signifikan, menyebabkan proses cetak menjadi lebih cepat.

3. Jumlah Cetakan Yang Dihasilkan

Teknik percetakan offset di Jakarta, dikenal lebih sesuai untuk keperluan cetak dalam skala besar karena prosesnya yang efisien dan mampu menghasilkan cetakan dalam jumlah yang signifikan dengan biaya yang relatif lebih rendah per unitnya.

Sebaliknya, cetak digital printing lebih sering digunakan untuk cetakan dalam jumlah kecil karena prosesnya yang lebih fleksibel dan dapat langsung mencetak dari file digital tanpa memerlukan persiapan plat cetak seperti pada cetak offset.

4. Biaya Yang Dikeluarkan

Teknik cetak offset sering kali menawarkan biaya lebih rendah per unit untuk produksi dalam volume besar karena efisiensi prosesnya. Di sisi lain, cetak digital printing sering menjadi pilihan yang lebih ekonomis untuk produksi dalam jumlah kecil karena fleksibilitasnya yang memungkinkan cetakan langsung dari file digital tanpa biaya awal untuk pembuatan plat cetak.

Oleh karena itu, saat mempertimbangkan aspek biaya, keputusan antara cetak offset dan digital printing sering kali dipengaruhi oleh volume cetak yang diinginkan dan anggaran yang tersedia untuk proyek cetak tersebut.

Sekian pembahasan mengenai perbedaan yang ditemukan ketika melakukan percetakan offset di Jakarta, dengan digital printing. Anda bisa mempertimbangkan perbedaan ini ketika ingin memutuskan untuk mencetak suatu hal.